Berobat ke Penang [PART 1]

by - 21:26:00

Saya kembali lagi di sini setelah liburan yang lumayan panjang dan cukup menghabiskan banyak uang saya di rekening. Bulan lalu saya liburan ke 2 destinasi yang cukup dekat dari Indonesia: Penang dan Singapura. Kedua kota ini sudah pernah saya pernah datangi sebelumnya. Saya berkunjung ke Penang bulan Desember tahun lalu untuk menemani mama saya berobat di sana. Sedangkan Singapura pernah menjadi tempat transit saya sewaktu saya pergi London.

Dalam postingan kali ini saya akan membahas Penang terlebih dahulu. Lebih tepatnya perjalanan pertama kali saya ke Penang tahun lalu. Mengapa sih berobat ke Penang? Tiket pesawat ke Penang mahal ngga? Tinggalnya dimana selama di Penang? Berobat di rumah sakit mana selama di Penang? Pelayanan dokter di Penang bagus-bagus ngga? Mungkin berbagai pertanyaan akan muncul saat kita tidak puas dengan pelayanan dokter di Indonesia dan mempertimbangkan untuk berobat di luar negeri, Penang contohnya. 

1. Mengapa Berobat di Penang?

Mama saya didiagnosa osteoporosis dan compression fracture oleh dokter di Jakarta. Beliau terus menerus mengeluh tentang nyeri di punggung bagian bawah dan rasa nyerinya itu terkadang menjalar sampai kaki. Dokter di Jakarta hanya meresepkan obat yang harus diminum seminggu sekali (diminum selama 3 tahun!), kalsium, dan tramal/paracetamol (untuk meredakan rasa nyeri sementara). Selain itu, mama saya juga telah menjalani operasi tiroid karena di leher beliau terdapat benjolan tiroid yang terus membesar dan mengganggu pernafasan. Setelah dioperasi hasilnya kurang bagus karena hasil Patologi Anatomi menyatakan itu merupakan tumor tiroid ganas. Dokter menyarankan untuk evaluasi lagi dan operasi lagi supaya tumor ganasnya tidak menyebar dan mengganggu organ-organ yang lain. Singkatnya kami ingin cari second opinion dari dokter di Penang tentang penyakit yang dialami mama saya ini. Apakah benar harus operasi lagi? Saya juga ngga tega melihat mama saya harus minum obat terus menerus. 

2. Tiket Pesawatnya Mahal Ngga? Tinggalnya dimana? 

Saya akhirnya berani memutuskan untuk membawa mama saya ke Penang karena sebelumnya calon kakak ipar saya juga sudah membawa mamanya ke sana. Setelah di bawa ke Penang, keadaan beliau semakin membaik. 

Saya pun membeli tiket pesawat satu bulan sebelum keberangkatan kami ke Penang. Saat itu Air Asia merupakan satu-satunya penerbangan langsung ke Penang. Saya beli tiket ke Penang di traveloka.com. Harga tiket untuk satu orang PP sebesar Rp. 1899.300,-. Kurang lebih sama dengan tiket ke Medan atau kota lain di Indonesia ya. 

Nah, untuk tempat tinggal, teman kantor menyarankan untuk tinggal di apartemen dekat RS Lam Wah Ee. Rumah sakit tersebut adalah rumah sakit yang kami tuju di Penang. Apartemennya bernama Mewah Court. Apartemen ini tidak semewah namanya tetapi cukup bersih dan nyaman. Sistem sewa apartemen di sini kurang lebih sama dengan airbnb. Kita menyewa 1 kamar tetapi harus sharing kamar mandi, dapur dan peralatan lain yang disediakan oleh pemilik apartemen, misalnya, mesin cuci. Kamar mandi juga bisa terdapat di dalam kamar tetapi harga sewanya berbeda. Kalau internet pasti ada dong. Harga sewanya 55 ringgit/malam.


Bangunan Mewah Court Apartment - Dok. Pribadi


Ini kamar yang saya sewa: ada TV di dalam, 1 tempat tidur, 1 kasur tambahan


3. Berobat ke Rumah Sakit mana selama di Penang? 

Terdapat beberapa Rumah Sakit terkenal di Penang. Di antaranya adalah:


  • Glenagles

  • Island Hospital

  • Loh Guan Lye
Sumber: tripmedis.id

  • Penang Adventist Hospital


  • Hospital Lam Wah Ee 

Dok. Pribadi 

Sebelum berobat ke Penang, saya sempat tanya-tanya saudara dan teman yang pernah berobat ke sana. Dari kualitas dokter sampai biaya berobat selama di Penang. Yang pas di kantong keluarga saya adalah rumah sakit yang terakhir, Hospital Lam Wah Ee. Berdasarkan testimoni orang yang pernah ke sana, overall rumah sakit di Penang itu bagus-bagus kok. Kita tinggal sesuaikan dengan dompet saja.

Hospital Lam Wah Ee ini menjadi pilihan saya berobat ke Penang karena ini merupakan rumah sakit non profit. Jadi, biaya untuk berobat di rumah sakit ini tidak terlalu mahal dibandingkan dengan rumah sakit lainnya di Penang.

Awalnya saya sempat takut juga kalau uang keluarga saya tidak akan cukup untuk berobat ke Penang. Tapi ternyata biayanya kurang lebih sama dengan biaya berobat di rumah sakit swasta di Jakarta. Bahkan biaya dokter spesialisnya lebih murah dari rumah sakit swasta di Jakarta.

4. Pelayanan dokter di Penang bagus-bagus ngga?

Bagus banget. Dokter di sana terbiasa dengan pasien Indonesia yang berobat ke Penang. Mereka tahu waktu kita terbatas. Oleh karena itu, pemeriksaan bisa dipersingkat dan tidak repot seperti di Indonesia. Dokter di Penang juga bisa berbicara dalam 3 bahasa: Inggris, Melayu dan Hokkien. So, jangan takut dengan keterbatasan bahasa selama berobat di Penang ya.

Untuk prosedur berobat di Hospital Lam Wah Eee, Penang, saya akan bagikan di postingan selanjutnya ya.

Semoga sehat selalu ya teman-teman. 

You May Also Like

0 comments

Give Me Your Comments!